
Tuesday, February 24, 2009
'Kesedaran'

Monday, February 23, 2009
Our Destiny
Great humans of this world
Will think of their future
Will think of their destiny in this world
And will think of what they can do in their short life
Have we ever thought of it?
If we have not
It shows that we don’t really care
Our existence as a human
Have u seen Matrix?
Do u realize that our existence in this world
Is the same as in the Matrix world?
What do I mean?
It is unreal….
Have u ever heard of Allah’s words
In Al-Hadid verse 20
That this world is only play and amusement?
That this world is only a deceiving enjoyment?
This world is not the real one
It is just like an MMORPG (Multi-player online role playing game)
This world seems real
But what we get in this world
Will not give effect in the ‘real’ world
Instead, it is what we do
That will count
O humans
Hear my call
Turn back and return to the path of our creator
To the purpose of our existence in this world
So that we will not regret
And won’t be crying and wooing in sorrow
When we open our eyes in the ‘real’ world
Jasad dan Ruh
Serasanya semua tahu kita manusia.
Dan serasanya semua patutnya sedar bahawa manusia ada dua unsur,
Jasad dan Ruh.
Dan menariknya, dua-dua unsur ni macam saling collaborate.
Saling bekerjasama dengan satu synchronization yang begitu mantap.
Segala emosi dan gerak fizikal macam ada satu chemistry.
Bila jiwa rasa sedih, mata mula menangis.
Bila rasa takut, jantung berdegup-degup.
Bila rasa gembira, bukan main lagi senyumnya.
Sesuatu yang even science pun tak dapat nak explain sebetulnya.
Bayangkan macam mana sesuatu yang abstrak dan realiti mampu bersatu.
Tapi ada satu persoalan yang patut kita fikirkan.
Ruh dan jasad, siapa kita sebenarnya?
Kita fikirkan, dari mana kita mula.
Dari alam roh. Siapa kita masa tu?
Kita adalah ruh.
Kemudian, alam rahim.
Siapa kita?
Peringkat awal, kita masih ruh, belum masuk jasad.
Jasad masa tu masih dalam pembinaan.
Lama sikit baru kita ditiup masuk.
Lepas tu baru masuk dunia ni.
Siapa kita?
Kita jasad dan ruh. Manusia.
Sampai masa, kita pergi. Mati. Dead. Kaput.
Dah sampai tarikh luput. Expired.
Lepas tu siapa kita?
Bila kita mati, terpisah antara keduanya.
Jasad akan kembali ke tempat asalnya: Tanah.
Ruh, akan kembali juga ke tempat dari mana asalnya: kembali kepada-Nya.
Dan kita memasuki alam seterusnya yang begitu panjang.
Kita masuk sebagai apa?
Ruh semestinya, setelah jasad ditinggalkan.
Maka, di sepanjang kewujudan kita, yang mana kita?
Ruh atau jasad?
Jasad itu, hakikatnya hanya sekadar host untuk ruh kita wujud dan bekerja.
Sepanjang kewujudan, melalui pelbagai alam hingga ke hujung yang infinite,
kita adalah ruh. Jiwa.
Dan jiwa itu tidak dapat wujud di dunia ini dan berfungsi sepertimana yang sedang
kita lakukan sekarang, tanpa adanya jasad itu.
Menyebut tentang fungsi, tiap satunya pasti ada fungsi.
Maka apa fungsi ruh? Apa peranan jasad?
To be continued...
Friday, February 20, 2009
Pondering upon the Index Finger
Have you ever heard it is sunat to start clipping our nails with the right index finger?
Pn Bad (pronounced as 'bud', not 'bad') said in our class the other day that we are actually encouraged to recite the Qur'an with our index finger pointing & following the ayat that we read. Aside from helping us to focus and direct our eyes, she also pointed out;
"Maybe there's some kind of wave or magic or I don't know what, that can travel..."
And then she did this movement with her hands (index fingers out, other fingers curled) travelling to her head, afterwhich everyone chuckled.
Moral of the story:
1. Find out why the right index finger is so special
2. There's no need for fancy sticks or bookmarks. Let's recite the Qur'an using our right index finger & our right index finger only
Sunday, February 15, 2009
Perlukah Kita Skeptikal Kepada Yahudi & Nasrani?
2. "Rancangan tv,kartun yg disiarkan banyak yg mampu merosakkan pemikiran anak-anak kecil muslim ."
3. "Krisis kewangan Amerika adalah salah satu perancangan Yahudi dan Nasrani utk menguasai dunia. Umat Islam akan kata,
'Padan muka Amerika.'
Sedangkan Amerika dan sekutunya sedang tersenyum gembira melihat umat Islam sedang diperbodoh."
4. 'Obama itu adalah boneka Yahudi."
Yahudi itu…Yahudi ini…Zionis itu…Zionis ini…
Mungkin inilah yg terlintas di fikiran kita apabila memikirkan tentang Yahudi. Namun,mungkin ada yg tertanya2 mengapa asyik memandang negatif apa2 yg dibuat oleh Yahudi?
Susahlah hidup kita kalau begitu… Kata, menyeru manusia agar berkasih sayang dan bersangka baik?Dengan org kafir kena r baik,kalau tak camne diorg nak terima Islam yg dikatakan agama kasih sayang & keamanan...
Tak adakah ruang utk kita bertolak ansur terhadap mereka?
Mungkin ada yg nak respon.....